PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP INDEKS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT (OHI-S) PADA PEMUDA GMIM SION SINDULANG SATU KOTA MANADO
DOI:
https://doi.org/10.47718/jigim.v9i1.72Keywords:
Kebiasaan merokok,, Indeks OHISAbstract
Kebersihan gigi dan mulut adalah keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam rongga mulut seseorang bebas dari kotoran. Merokok dapat menimbulkan penyakit patologis pada rongga mulut selain dampak sistemik. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa senyawa-senyawa yang berhubungan dengan asap rokok terserap ke dalam rongga mulut. Kesehatan gigi dan mulut perokok menunjukkan adanya penumpukan kalkulus yang lebih tinggi, peradangan gingiva, dan kebersihan mulut yang buruk. Untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Kebiasaan Merokok Terhadap Indeks Kebersihan Gigi dan Mulut (OHI-S) Pada Pemuda GMIM Sion Sindulang Satu Kota Manado. Metode penelitian yaitu analitik observasional dengan menggunakan Desain Cross-Sectional Study untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan merokok dengan indeks kebersihan gigi dan mulut (OHI-S) dalam satu waktu pengambilan data pada pemuda GMIM Sion Sindulang Satu Kota Manado, menggunakan format penilaian OHI-S. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebiasaan merokok pada kategori sedang (50%) dengan OHI-S yang sedang (59,5%). Artinya, semakin tinggi kebiasaan merokok seseorang, maka semakin buruk indeks kebersihan gigi dan mulutnya. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat peningkatan skor OHI-S seiring dengan peningkatan kategori kebiasaan merokok. Dimana mayoritas responden berada dalam kategori kebiasaan merokok sedang dan kriteria OHI-S sedang, menunjukkan bahwa meskipun berada pada kategori sedang, kebiasaan merokok tetap berdampak negatif terhadap kebersihan rongga mulut.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Gigi dan Mulut ( JIGIM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.