FREKUENSI MENYIKAT GIGI DAN KARIES GIGI PADA PEMUDA PEMUDI ARAMA TOLIKARA DI KOTA MANADO
DOI:
https://doi.org/10.47718/jigim.v8i2.11Keywords:
Frekuensi,, Menyikat Gigi,, KariesAbstract
Menyikat gigi adalah salah satu uapaya membersihkan gigi secara mekanis
yang paling tepat untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada permukaan
gigi. Menyikat gigi tidak hanya memperhatikan tentang cara menyikat gigi, namun
hal lain yang harus diperhatikan yakni tentang waktu dan frekuensi menyikat gigi
itu sendiri. Upaya menyikat gigi tidak terlepas kaitannya dengan kejadian karies
gigi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) proporsi masalah gigi
dan mulut di Indonesia mencapai 45,3%, sedangkan di Provinsi Sulawesi Utara
ditemukan sebesar 55,5% (Kemenkes RI, 2018)8. Survei Kesehatan Indonesia
(SKI), juga menunjukkan bahwa proporsi gigi berlubang di Indonesia sebesar
43,6%, dan di Sulawesi Utara mencapai 52,0% (Kemenkes RI, 2023)9. Tujuan
Penelitian: Mengetahui Gambaran Frekuensi Menyikat Gigi dan Karies Gigi Pada
Pemuda Pemudi Arama Tolikara Di Kota Manado. Metode: Metode penelitian
bersifat deskriptif bertujuan untuk menggambarkan keadaan secara nyata/faktual
dari lapangan. Waktu penelitian bulan Juli 2025 bertempat di Asrama Tolikara
Manado. Intrumen penelitian berupa lembar cek lis untuk mencatat frekuensi
menyikat gigi dan format untuk mencatat karies gigi (DMF-T). Populasi penelitian
berjumlah 24 responden. Data yang diperoleh ditabulasi kemudian disajikan
dalam bentuk tabel distribusi frekuensi persentase disertai penjelasan. Hasil: Hasil
penelitian menunjukkah bahwa frekuensi menyikat gigi diperoleh yang paling
tinggi yaitu menyikat gigi 2 kali sehari sebelum makan dan saat mandi sore 14
responen (58,3%) sedangkan karies gigi tergolong kategori “Sedang” Kesimpulan
bahwa frekuensi menyikat gigi responden sebagain besar belum tepat dengan karies
gigi masih diatas kategori baik menurut WHO.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Gigi dan Mulut ( JIGIM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.