PENGARUH MENGUNYAH BUAH MENTIMUN TERHADAP DEBRIS INDEKS PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 PINELENG DESA KALASEY 1 KABUPATEN MINAHASA
DOI:
https://doi.org/10.47718/jigim.v8i1.61Keywords:
Buah Mentimun,, Debris IndeksAbstract
Debris merupakan endapan kotoran yang sifatnya lunak yang berwarna kekuning kuningan dapat ditemukan di dalam ronga mulut karena kurang terjaga kebersihan debris berasal dari makanan yang mengalami liquifikasi oleh enzim bakteri dan akan bersih selama 5–30 menit setelah makan, Mengunyah buah mentimun sangat baik untuk kesehatan gigi karena kandungan air dan serat yang terdapat didalamnya, vitamin C yang terdapat didalam mentimun selain berguna untuk mencegah sariawan, dan menyehatkan gusi, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh mengunyah buah mentimun terhadap debris indeks pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Pineleng. Penelitian ini mengunakan metode eksperimen semu untuk mengetahui efektifitas antar variabel. Penelitian ini dilakukan pada bulan juni 2023 di SMP Negeri 4 Pineleng dengan jumlah populasi yaitu 48 responden. dan untuk pengambilan sampel mengunakan rumus Slovin, data yang diperoleh
ditabulasi kemudian di Analisa menguji uji statistik non parametrik dengan metode uji wilcoxon. Instrument penelitian ini mengunakan alat diagnose set, format pemeriksaan debris indeks, dan mengunakan bahan yaitu buah mentimun. Hasil uji statistik menunjukan bahwa rata rata pretest-postest sebelum mengunyah buah mentimun yaitu 1,8 dan sesudah yaitu 0,6 yang dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh mengunyah buah mentimun terhada debris indeks Adapun hasil uji wilcoxon menunjukan nilai p sebelum dan sesudah mengunyah buah mentimun nilai signifikan 0,000 < 0,005
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Gigi dan Mulut ( JIGIM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.