PENGARUH MENYIRIH TERHADAP DEBRIS INDEKS PADA MAHASISWA PAPUA DI ASRAMA TOLIKARA KELURAHAN WINANGUN KOTA MANADO
DOI:
https://doi.org/10.47718/jigim.v8i1.58Keywords:
Pengaruh Menyirih Terhadap Debris, IndeksAbstract
Kebiasaan menyirih secara terus menerus dalam waktu yang lama dapat mempengaruhi terjadinya karies gigi. Namun pada kenyataannya, masih banyak masyarakat yang tidak memperdulikan Kesehatan rongga mulut mereka. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh menyirih terhadap debris indeks pada mahasiswa di asrama papua. Jenis Penelitian ini adalah peneltian deskritif dengan rancangan “Two Group sebelum menyirih dan sesudah menyirih design”. Populasi dalam penelitian ini yaitu berjumlah 40 mahasiswa dengan total Sampel 40 sampel yang dibagi satu kelompok 40 Sampel untuk menyirih sirih, pinang, gambir, kapur. Penelitian dilaksanakan di Asrama Mahasiswa Papua Jln. Kenari Winangun I Kota Manado. Pengukuran di Asrama Mahasiswa Papua dengan instrumen penelitian.Alat yang di gunakan dalam pemeriksaan ini yaitu meliputi Alat tulis menulis, Diagnostik Set, Gelas kumur, APD, Nier beken. Bahan Sirih Pinang Kapur Gambir,
Disclosing, Alkohol dan kapas. Analisis data menggunakan uji statistik Paired Simples T-Test. Hasil uji statistik Debris Indeks sebelum dan sesudah menyirih terhadap Mahasiswa Papua di Asrama Tolikara Kelurahan Winangun Kota Manado dengan uji Paired Simples T-Test diperoleh nilai Mean =1,243 dengan dengan t hit = 14,098 df 39 >ttble 2,023 dengan nilai p=0,00<0,05. Kesimpulan ada pengaruh menyirih terhadap debris indeks pada Mahasiswa Papua Di Asrama Tolikara Kelurahan Winangun Kota Manado
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Gigi dan Mulut ( JIGIM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.