PENGARUH BERKUMUR DENGAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERUBAHAN pH SALIVA PADA SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI MODEL 1 MANADO
DOI:
https://doi.org/10.47718/jigim.v8i1.62Keywords:
Air Kelapa Muda,, pH SalivaAbstract
Saliva merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya karies gigi. Saliva berperan dalam menjaga derajat keasaman rongga mulut. Jika tanpa saliva maka setiap selesai makan rongga mulut akan terbentuk lingkungan yang asam sehingga mengandung pertumbuhan bakteri yang dapat merusak gigi. Tingkat pH saliva optimum untuk
pertumbuhan bakteri 6,5-7,5 dan apabila rongga mulut pHnya rendah sampai 5,5 akan memudahkan pertumbuhan kuman asidogenik seperti streptococcus mutans. Kandungan mineral didalam air kelapa hijau yang tinggi dapat menyimbangkan pH saliva dan potensi menjadi basa, sehingga dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta menghambat
pertumbuhan bakteri streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur dengan air kelapa muda terhadap perubahan pH saliva pada siswa Madrasah Aliyah Negeri Model 1 Manado. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode eksperimen semu dengan rancangan one group pretest postest, Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024 bertempat di Madrasah Aliyah Negeri Model 1 Manado. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 53 orang dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Data yang terkumpul diuji dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisa dengan mengunakan uji wilcoxon menunjukkan p=0,000 (0,000 < 0,05). Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan berkumur dengan air kelapa muda terhadap perubahan pH saliva.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Gigi dan Mulut ( JIGIM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.