BERKUMUR REBUSAN DAUN BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA) DENGAN pH SALIVA DI MADRASA AHLIYAH NEGERI MODEL 1 MANADO
DOI:
https://doi.org/10.47718/jigim.v7i2.56Keywords:
Daun Binahong,, pH SalivaAbstract
Saliva adalah cairan kompleks yang diproduksi oleh kelenjar saliva dan mempunyai peranan yang sangat penting dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem di dalam rongga mulut. Tingkat keasaman pH saliva berpengaruh terhadap timbulnya karies gigi. Derajat keasaman (pH) saliva optimum untuk pertumbuhan bakteri 6,5-7,5 dan apabila rongga mulut pHnya rendah sampai 5,5 akan memudahkan pertumbuhan kuman asidogenik seperti streptococcus mutans. Binahong digunakan untuk mengobati batuk menahun, sariawan, luka keseleo dan mengurangi sakit gigi karena gigi berlubang. Tanaman binahong mengandung antimikroba yang aktif dan digunakan sebagai pencegahan pertumbuhan bakteri streptococcus mutans merupakan bakteri penyebab utama terjadinya karies gigi. Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Berkumur Dengan Rebusan Daun Binahong (Anredera Cordifolia) Terhadap pH Saliva Pada Siswa Madrasa Ahliyah Negeri Model 1 Manado. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan one group pretest postest, yang dilakukan terhadap 60 populasi dan sampel. Pengumpulan data diproleh dari hasil pengukuran pH saliva menggunakan kertas pH universal test dengan kriteria 0-14, format penelitian pH saliva sebelum dan sesudah berkumur air rebusan daun binahong. Analisa data menggunakan uji statistik non parametik dengan metode uji Wilcoxon. Berdasarkan analisa menggunakan uji Wilcoxon menunjukan ada pengaruh yang bermakna (signifikan) dilihat dari nilai p=0,003 (0,003< 0.05). Hal ini berarti terdapat pengaruh berkumur air rebusan daun binahong terhadap pH saliva.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmiah Gigi dan Mulut ( JIGIM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.