Analisis Hubungan Aktivitas Fisik Dan Perilaku Sedentari Terhadap Status Gizi Remaja: Studi Cross-Sectional
DOI:
https://doi.org/10.47718/jidan.v13i2.68Keywords:
Remaja; Status gizi; Aktivitas Fisik; Perilaku Sedentari; BMI-for-age Z-scoreAbstract
Latar Belakang: Status gizi remaja merupakan indikator penting kesehatan dan perkembangan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aktivitas fisik dan perilaku sedentari. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik dan perilaku sedentari dengan status gizi remaja di MAN Insan Cendekia Gowa. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 30 remaja putri yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri dan kuesioner yang diadaptasi dari Global School-based Student Health Survey (GSHS). Status gizi dianalisis berdasarkan BMI, BMI-for-age Z-score (BAZ), Lingkar Lengan Atas (LILA), dan Height-for-age Z-score (HAZ), sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square (α=0,05). Hasil: Sebagian besar responden memiliki status gizi normal berdasarkan BMI (80,0%) dan BAZ (86,7%), tidak mengalami stunting (90,0%), serta memiliki perilaku sedentari berisiko tinggi (63,3%). Aktivitas fisik tidak berhubungan signifikan dengan seluruh indikator status gizi (p>0,05). Perilaku sedentari juga tidak berhubungan dengan BMI, BAZ, dan HAZ (p>0,05), namun berhubungan signifikan dengan LILA (p=0,025). Kesimpulan: Perilaku sedentari lebih berperan dalam mencerminkan perubahan cadangan energi tubuh dibandingkan aktivitas fisik, sementara status gizi remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang kompleks.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.