IDENTIFIKASI KANDUNGAN BORAKS DAN FORMALIN PADA TAHU PUTIH DI WILAYAH PERKAMIL KOTA MANADO
DOI:
https://doi.org/10.47718/psn.v1i1.22Keywords:
Tahu Putih;, Formalin;, BoraksAbstract
Bahan pengawet merupakan salah satu zat tambahan pangan yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme sehingga dapat mencegah kerusakan makanan. Penggunaan bahan pengawet pada produk pangan, seperti tahu putih, bertujuan untuk memperpanjang masa simpan sehingga dapat meminimalkan kerugian pada produsen. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya penggunaan boraks dan formalin pada tahu putih yang dijual di wilayah Perkamil Kota Manado. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memeriksa keberadaan senyawa boraks dan formalin dalam sampel makanan tahu putih yang beredar di wilayah tersebut. Pendekatan penelitian meliputi pengambilan sampel secara acak, analisis laboratorium, serta interpretasi hasil pemeriksaan. Sampel tahu putih dikumpulkan dari lima lokasi pedagang yang berada di wilayah Perkamil Kota Manado. Pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Manado dengan menggunakan metode uji kualitatif. Pada pemeriksaan identifikasi boraks, hasil pengujian menunjukkan tidak adanya perubahan warna sampel menjadi kuning hingga jingga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tahu putih yang dijual di wilayah Perkamil Kota Manado aman dari kandungan boraks dan formalin berdasarkan uji kualitatif.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.